728x90 AdSpace

Iklan
LiputanBerita. Gambar tema oleh i-bob. Diberdayakan oleh Blogger.
Info Dewasa
Kamis, 29 Juni 2017

Anjing Berkepala Manusia Berkeliaran, Banyak Ternak Mati Kehabisan Darah


LiputanBerita -  Ada saja kejadian aneh di sekitar kita. Terbaru, warga Jalan Magelang, Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Kalimantan Timur dihebohkan kehadiran anjing berkepala manusia yang diduga memangsa ternak warga.

Yang mengerikan, hewan jadi-jadian yang pernah dipergoki warga bertubuh anjing dan berkepala manusia. Selain itu, ekor binatang misterius itu juga sempat dilihat menyerupai ekor kuda.

Saksi mata yang pernah melihat binatang misterius tersebut adalah Sueb (32), warga setempat yang saat kejadian melaksanakan ronda. Saat itu Sueb sedang melaksanakan ronda di sekitar tempat tinggalnya Selasa (27/6) dini hari.

Sekitar pukul 01.00 Wita, Sueb menyaksikan sendiri binatang berbentuk aneh tersebut. Sebenarnya Sueb berencana hendak menangkapnya setelah penasaran mendengar kabar warga perihal banyak hewan ternak yang mati misterius.

Namun begitu sudah berhadap-hadapan dengan binatang jadi-jadian tersebut, Sueb jadi keder. “Tubuhnya anjing, tapi kepala manusia. Saya tak bisa menggerakkan badan saat hewan itu melintas, terus masuk ke dalam hutan di belakang rumah penduduk,” ujar Sueb kepada Samarinda Pos (Grup pojoksatu.id).

Informasi yang diperoleh, dalam 10 hari terakhir puluhan binantang ternak warga mati mengenaskan. Ternak warga mati dengan kondisi darah mengering, dengan menyisakan beberapa gigitan di tubuh.

Gigitan meninggalkan bekas lubang ditemukan di leher, paha hingga perut. Biasanya ternak tersebut mati saat malam, tanpa ada menimbulkan suara gaduh atau keributan.

Warga berkeyakinan kematian, kambing dan ayam yang totalnya mencapai 45 ekor itu akibat diserang binatang jadi-jadian tersebut. Usai darah diisap dan ternak mati, lalu ditinggalkan begitu saja.

Asrodi (52), seorang warga di lingkungan RT 16 menyebutkan, sebelumnya dia memiliki 8 ekor kambing. Sepekan lalu, dua ekor kambingnya mati dalam kandang. Kemudian Selasa (27/6) dua ekor kambingnya kembali mati, juga dalam kandang.

“Semua mati akibat gigitan dan anehnya tak ada bercak darah. Di tubuh kambing juga tak setetes darahpun yang tersisa,” ungkap Asrodi kepada Sapos, Rabu (28/6/2017).

Sapos juga sempat diajak Asrodi membongkar kuburan kambingnya yang tewas, tak jauh dari kandangnya. Saat diteliti memang ada bekas gigitan di perut kambing dan bercak darah menempel di sekitar gigitan. Saking gemas dan penasaran, Asrodi sempat berencana mencari tahu serta menyaksikan sendiri penyebab tewasnya hewan-hewan peliharaannya.

“Selasa malam saya memang sudah berjaga. Tepat pukul 02.00 Wita dini hari saya melihat dua ekor binatang berbentuk anjing berkeliaran di sekitar kandang. Satu ekor berbulu putih berbadan besar dan yang satu kecil berbulu coklat,” ceritanya.

Asrodi yakin binatang itulah yang membunuh ternaknya. Asrodi yang bersembunyi tak jauh dari kandang langsung mengejar binatang tersebut hingga ke tengah ladang.

Asrodi sempat melemparkan parang yang dibawanya, namun sayang tak mengenai binatang yang dikejarnya tersebut. “Binatang itu langsung kabur ke arah bukit yang penuh semak-semak. Saya tak bisa lagi mengejarnya,” tuturnya.

Warga lain di RT 20 bernama Ngateman (43) mengaku, dia kehilangan 8 ekor kambing dalam seminggu terakhir. Kini di kandangnya hanya bersisa 4 ekor kambing. Padahal kambing yang telah mati adalah kambing gemuk yang rencana akan dijualnya.

“Seminggu yang lalu 4 ekor kambing saya tewas bersamaan dalam kandang. Kambing tewas dengan luka gigitan di leher dan perut. Yang anehnya tak satupun darah yang tersisa, seperti kering diisap,” bebernya.

Lanjutnya lagi menjelaskan, kejadian terakhir dua hari menjelang Lebaran 4 ekor kambingnya kembali mengalami nasib yang sama.

Kambing milik Ngateman mati dalam kandang dengan luka gigitan, tanpa menyisakan darah sedikitpun.

”Dua saya temukan dalam kandang dan yang dua lagi sempat diseret keluar kandang. Kambing yang diseret itu diletakkan di bawah pohon pisang. Semua kambing utuh, hanya darahnya kering,” terangnya.

KLIK UINTUK DAPATKAN ID MASTER [ KLIK ]


DALAM RENGKA MENJALANI BULAN SUCI RAMADHAN 1438H TAHUN 2017 KITA KELUARGA BESAR LAPAKDEWA MEMBERIKAN BONUS THR DAN MENGADAKAN EVENT TURNOVER TERTINGGI.

1.BONUS NEW MEMBER 10.000 + 5.000 SETELAH MELAKUKAN DEPOSIT AWAL 25.000 DAN LIKE N SHARE FANSPAGE FACEBOOK LAPAKDEWA.

2.EVENT TURNOVER TERTINGGI DIMULAI DARI TANGGAL 25 MEI - 28JUNI.
HADIAH : 
01. 15.000.000
02. 10.000.000
03. 7.000.000
04. 4.000.000
05. 2.000.000
DAN SETERUSNYA ===>>>

3.BONUS NEW MEMBER 5.000 TANPA DEPOSIT ( NEW MEMBER YANG MENDAFTAR PADA TANGGAL 25JUNI HANYA 1 HARI PUKUL 10.00-12.00).

NB : UNTUK INFO LEBIH JELAS HARAP MENGHUBUNGI CS KITA DI LIVECHAT YANG TELAH KITA SEDIAKAN.

DAFTAR DISINI : www.lapakdewa.com

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Anjing Berkepala Manusia Berkeliaran, Banyak Ternak Mati Kehabisan Darah Rating: 5 Reviewed By: Liputan Berita