728x90 AdSpace

Lapak Dewa
LiputanBerita. Gambar tema oleh i-bob. Diberdayakan oleh Blogger.
Spin Bonus Berhadiah
Kamis, 20 Juli 2017

Penting untuk Para Wanita, Jangan Membersihkan Vagina Menggunakan Sabun


LiputanBerita -  Karena vagina telah memiliki kemampuan yang cukup mumpuni dalam menjaga kebersihan diri sendiri, kaum perempuan tidak perlu membersihkan vagina menggunakan sabun yang terlalu keras.

Sabun yang terlalu keras justru akan membuat vagina rentan terserang penyakit. Salah satunya nyeri vulva (vulvodinia).

Vulvodinia terjadi di sekitar mulut vagina (vulva). Seseorang perempuan yang menderita vulvodinia akan merasakan nyeri hebat di vulva saat berhubungan intim.

Nyeri vulva ini dapat terus-menerus terjadi atau hilang timbul, pada suatu tempat tertentu atau menyebar, dapat berlangsung berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Sama seperti timbulnya yang tiba tiba, nyeri juga bisa hilang secara tiba-tiba.

Penyebab lain dari munculnya penyakit ini, kata dr. Handrawan Nadesul di dalam bukunya, Buku Sehat Calon Pengantin dan Keluarga Muda (2007), yaitu infeksi vagina karena jamur, luka, atau keputihan dari dalam vagina.

Kemungkinan lain, bisa juga gara-gara tergesek pakaian dalam kasar, gosokan kelewat keras sewaktu berhanduk.

Terlalu sering menyabuni vagina juga bisa membuat suasana masamnya hilang.

Padahal ini tidak boleh. Suasana masam di sekitar vagina sengaja tercipta berkat adanya kuman Doderlein.

Handrawan mengatakan, kuman Doderlein menjadi pelindung agar tidak sembarang bibit penyakit bebas memasuki vagina.

Suasana vulva vagina yang tidak masam malah memperlemah pertahanan.

Vagina lebih mudah tercemar bibit penyakit dari luar.

Mungkin dari air yang digunakan untuk membersihkan, pakaian dalam yang tercemar bibit penyakit, jemari tangan sendiri, atau pembalut saat haid.

Dokter Handrawan menjelaskan, struktur saluran vagina senantiasa terbuka dan berhubungan langsung dengan dunia luar tanpa adanya “pintu”.

Suasana masam vagina itulah sebetulnya yang menjadi palang pintu yang harus senantiasa ada.

Maka, Handrawan menganjurkan, jangan membersihkan vagina dengan air sembarangan. Terlebih di tempat umum.

Sebaiknya dibiasakan membersihkan vulva cukup dengan tisu dan air bersih (steril) saja, tanpa perlu disabuni.

Satu lagi yang penting, menurut Mayo Clinic, saat membersihkan diri setelah buang air besar, (dengan posisi tangan dari belakang tubuh) lakukan gerakan dari depan ke belakang untuk mencegah terkontaminasinya vagina dari bakteri yang berasal dari tinja.

Ingat, karena vagina telah memiliki kemampuan yang cukup mumpuni dalam menjaga kebersihan diri sendiri, kaum perempuan tidak perlu membersihkan vagina menggunakan sabun yang terlalu keras.

Poker Online Terbaik LAPAKDEWA Merupakan Situs Game Online terbaik yang menyediakan berbagai macam permainan yakni permainan Texas Poker OnlineDomino QQ Online, Bandar Ceme Online, Capsa Susun Online, Live Poker, dan Ceme Keliling semuanya dengan uang asli dan dalam satu tempat bermain.

LAPAKDEWA menyediakan beberapa promo menarik salah satunya yaitu Bonus Referral 10% untuk anda yang ingin menambah penghasilan dari mereferansikan setiap anggota baru lapakdewa, selain itu masih banyak bonus menarik lainnya yang bisa menjadi acuan anda untuk memilih LAPAKDEWA sebagai website game online terbaik.

Minimal Deposit & Withdraw Rp.25.000 Dapatkan Bonus New Member Rp.10.000 Dan Bekerjasama Dengan Bank BCA , BNI , BRI , MANDIRI , DANAMON , Dilayani Oleh Customer Service yang berpengalaman dan ramah .

Customer Service
LIVECHATwww.lapakdewa.com
BBMD86FBD64
LINEtaruhanlapak
WEECHATtaruhanlapak
FACEBOOKlapakdewa88

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Penting untuk Para Wanita, Jangan Membersihkan Vagina Menggunakan Sabun Rating: 5 Reviewed By: Liputan Berita