728x90 AdSpace

Agen Poker Indonesia
LiputanBerita. Gambar tema oleh i-bob. Diberdayakan oleh Blogger.
Poker Online Terbaik
Selasa, 08 Agustus 2017

Penistaan Agama Kristen Terhadap Pendeta Gilbert Lumoindong



LiputanBerita -  Saya tidak habis pikir mengapa persoalan keimanan orang lain selalu saja diutak-atik. Membaca status ejekan dan hinaan terhadap keimanan umat Kristiani, saya hanya mengelus dada kenapa bangsa ini masih ada saja orang bebal yang degil hatinya dan cetek pola berpikirnya.

Saya heran mengapa harus meributkan keyakinan orang lain tentang keilahian Kristus yang diimani oleh umat Kristen di seluruh dunia. Bagimu agamamu bagiku agamaku, sudahlah, jangan hina-hina dan ejek keyakinan dan keimanan umat lain.

Mempertanyakan keilahian Yesus dalam konsep Trinitas sama saja dengan prilaku iblis dulu yang menantang Yesus untuk mengubah batu menjadi roti dan terjun bebas dari bubungan atap kalau memang Yesus benar-benar anak Allah.

Begitu juga dengan ulah orang-orang Yahudi yang menyalibkan Yesus di atas kayu salib lalu mengejek dan menantang Yesus untuk menyelamatkan diri-Nya dari atas kayu salib kalau memang benar Yesus adalah anak Allah.

Prilaku demikian ternyata masih tumbuh subur hingga detik ini. Sudahlah hentikan prilaku menjelek-jelekkan dan menghina kepercayaan orang lain. Sejak dulu bangsa ini hidup rukun, akur dan tepo seliro antar umat beragama. Namun sayangnya jalinan keberagaman yang harmonis antar umat Kristen dan Islam kini mulai tergerus gara-gara Pilkada DKI 2017.

Hubungan yang memburuk antar umat Islam dan Kristen di Jakarta ini akibat ulah provokasi ormas-ormas radikal yang intoleran seperti HTI, FPI, FUI yang meracuni alam bawah sadar umat Islam yang lurus hatinya untuk membenci agama lain, khususnya agama Kristen.

Baca saja status yang memprihatinkan itu diatas yang dibuat oleh @bangyupi_006 yang alamatnya dia tulis jelas di akun Twitternya beralamat di Jl. Kayu Putih III, Jakarta Timur. Miris memang, tapi inilah realita degilnya hati dan ceteknya kadar kandungan keimanannya.

Korelasi Fakta Sejarah

Seringnya timbul bahan ejekan dan tertawaan terhadap keilahian Kristus adalah akibat dari salah mengertinya terhadap ajaran yang termaktub dalam Alquran, khususnya dalam Surat 112 (Surat Al-Ikhlas) dan Surat 72:23.

Surat 112 (Surat Al-Ikhlas) mengatakan; “Katakanlah : Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan, yang kepada-Nya bergantung segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan dan tidak seorangpun yang setara dengan Dia”

Dan dalam Surat 72:3 yang menjelaskan; “Dan bahwasanya Maha Tinggi kebesaran Tuhan kami, Dia tidak beristri dan tidak beranak”.

Surat-Surat tersebut diturunkan di Mekkah dalam kaitannya dengan konteks historis saat itu ketika Nabi Muhammad berjuang keras melawan Politeisme agama suku di jazirah Arab yang kala itu melakukan penyembahan terhadap berhala.

Dulu di Jazirah Arab banyak bermunculan aliran-aliran bid’at yang menyiarkan pandangan-pandangan aneh yang sesat. Mereka percaya perjodohan antara para dewa dewi dan anak-anak keturunan para Dewa Dewi.

Maka Surat-Surat tersebut ditujukan untuk menentang keras situasi agama Pagan yang berkembang pesat kala itu yang mempercayai Dewa Dewi serta keturunan para Dewa, bukan ditujukan kepada Nabi Isa Al-Masih yang dipercaya oleh umat Islam sebagai utusan Allah.

Itulah sebabnya untuk menyadarkan suku-suku agama Pagan saat itu yang menyembah berhala dengan percaya akan perkawinan Dewa Dewi dan keturunan-keturunannya, maka Surat 112 (Surat Al-Ikhlas) dan Surat 72:3 menjelaskan dengan tegas bahwa Allah tidak beristri, tidak beranak, tidak diperanakkan dan tidak ada yang setara dengan kebesaran Allah.

Para pemeluk Islam dilarang keras untuk menyembah Dewa Dewi, patung, batu, dan berhala-berhala lainnya karena dianggap musyrik. Itulah sebabnya mengapa Buya Syafii menjelaskan dengan gamblang jika umat Islam benar-benar memahami Alquran, maka toleransi bukanlah masalah (Sumber).

Dengan adanya fakta sejarah aliran-aliran bid’at tersebut, maka Surat-Surat suci dalam Alquran yang menegaskan bahwa Tuhan tidak beranak dan tidak beristri bukan untuk menentang Kenabian Isa Al-Masih yang dipercaya oleh umat Islam sebagai utusan Allah, akan tetapi untuk menyadarkan kaum pagan di Jazirah Arab kala itu yang menyembah Dewa Dewi dan para keturunannya.

Ini yang harus dipahami oleh kaum bumi datar supaya tidak ada lagi salah mengerti yang berbuntut pada pelecehan, penghinaan, penistaan dan bahan tertawaan terhadap umat Kristiani yang percaya dengan iman mereka akan keilahian Kristus yang absolut dalam konsep Trinitas (Bapa, Putra, Roh Kudus).

Intinya Islam sangat menghormati Isa Al-Masih yang mengemban tugas panggilan dari Allah. Ketika Yesus menjadi manusia, Yesus tidak sungguh-sungguh manusia, melainkan dalam rupa manusia (darah dan daging). Ini murni soal relasi antara Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus. Jadi mohon dipahami.

Sebab Konsep Trinitas Selalu Jadi Bahan Ejekan

Konsep trinitas umat Kristiani seringkali menjadi bahan ejekan dan bahan tertawaan karena dipengaruhi oleh proses asimilasi budaya, filsafat dan ilmu pengetahuan, plus kedegilan hati serta ceteknya kadar keimanan seseorang.

Faktor lainnya yang paling berperan yaitu akibat dari faktor kesenjangan ekonomi, sosial, serta perbedaan pandangan politik yang beragam yang mendistorsi alam bawah sadar manusia dengan berbagai ragam kepercayaan yang dianut.

Contohnya selama masa pilkada DKI Jakarta 2017, begitu banyak pemimpin agama, Habib, Ustad dan Khatib yang dimuliakan yang menebarkan kebencian, permusuhan dan penolakan terhadap kaum kafirun menjadi pemimpin Jakarta yang mayoritas beragama Islam.

Bahkan yang lebih mengerikan lagi doktrin yang meracuni alam bawah sadar umat, biar korupsi yang penting pemimpinnya harus umat Islam, halal hukumnya menyembelih orang kafir, serta doktrin-doktrin sesat lainnya yang disebarkan secara masif, terstruktur dan terencana.

Fenomena-fenomena seperti begini ini yang menjadkan orang yang cetek kadar keimanannya akan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin berubah menjadi liar dan beringas tidak terkendali membenci sesamanya yang non muslim.

Semoga tidak ada lagi perdebatan tentang konsep Trinitas yang diimani oleh umat Kristiani. Kita semua satu saudara, sama-sama lahir di bumi pertiwi, sama-sama menghirup udara yang sama, sama-sama makan nasi, sama-sama suka tempe, tahu dan pecel lele.

Masalah perbedaan keyakinan yang dianut, itu urusan masing-masing orang, pribadi lepas pribadi. Bagimu agamamu, bagiku agamaku. Lebih penting membangun bangsa ini dengan kerja, kerja dan kerja agar maju bangsanya, maju akhlaknya, bahagia rakyatnya.

 Promo Poker Kemerdekaan 17agustus 2017


Hello Guys Untuk Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke72 Pada 17 Agustus 2017 Kita Dari LapakDewa Akan Memberikan Triple Bonus

.) Bonus New Member 10.000 + 5.000 Setelah Melakukan Deposit Awal Dan Like n Share Facebook


..) Bonus Turnover Setiap Minggu Selama Bulan Agustus

* Promo Ini Untuk Semua Jenis Permainan
* Semua ID Sudah Otomatis Mengikuti Promo Ini
* Bonus Akan Dimasukkan Ke ID Setelah Selesai Maintance Setiap Hari Kamis

Berikut Syarat Turnover dan Bonusnya :

* Turnover diatas 10.000.000 = Bonus Chip 50.017
* Turnover diatas 20.000.000 = Bonus Chip 100.017
* Turnover diatas 30.000.000 = Bonus Chip 150.017
* Turnover diatas 40.000.000 = Bonus Chip 200.017
* Turnover diatas 50.000.000 = Bonus Chip 250.017
* Turnover diatas 60.000.000 = Bonus Chip 300.017
* Turnover diatas 70.000.000 = Bonus Chip 350.017
* Turnover diatas 80.000.000 = Bonus Chip 400.017
* Turnover diatas 90.000.000 = Bonus Chip 450.017
* Turnover diatas 100.000.000 = Bonus Chip 500.017
* Turnover diatas 200.000.000 = Bonus Chip 1.000.017
* Turnover diatas 300.000.000 = Bonus Chip 1.500.017
* Turnover diatas 400.000.000 = Bonus Chip 2.000.017
* Turnover diatas 500.000.000 = Bonus Chip 2.500.017
* Turnover diatas 600.000.000 = Bonus Chip 3.000.017
* Turnover diatas 700.000.000 = Bonus Chip 3.500.017
* Turnover diatas 800.000.000 = Bonus Chip 4.000.017
* Turnover diatas 900.000.000 = Bonus Chip 4.500.017
* Turnover diatas 1.000.000.000 = Bonus Chip 5.000.017
* Dan Seterusnya...

Untuk Informasi Pendaftaran Dan Promo : 
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

1 komentar:

  1. I visited several blogs except the audio quality for audio songs current at this site is genuinely fabulous. apple itunes login

    BalasHapus

Item Reviewed: Penistaan Agama Kristen Terhadap Pendeta Gilbert Lumoindong Rating: 5 Reviewed By: Agent Momon