728x90 AdSpace

Agen Poker Indonesia
LiputanBerita. Gambar tema oleh i-bob. Diberdayakan oleh Blogger.
Poker Online Terbaik
Sabtu, 06 Januari 2018

Cerita Lengkap Brigadir Jumadi Yang Merampok Uang 10Miliar


LiputanBerita -  Brigadir Jumadi, otak perampokan uang Rp 10 miliar dan US$ 25.000 milik Bank Mandiri diciduk Direktorat Kriminal Umum Kalimantan Selatan, Jumat pagi, 5 Januari 2018. 

Ia diciduk dari lokasi persembunyian di rumah kerabatnya di Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalsel.

Polisi menyita uang dari tangan Brigadir Jumadi sebanyak Rp 5,4 miliar. Uang tersebut didapat dari lemari rumah serta sebagian lainnya ditimbun di area belakang rumah.

Aksi perampokan yang dilakukan Brigadir Jumadi dan rekannya, Yongki terjadi pada Kamis, 4 Januari 2018. 

Selain menggondol uang, teller bank bernama Atika dan sopirnya, Gugum menjadi korban dalam peristiwa ini.

Mulanya, sekitar Pukul 06.30 WITA, Atika dan Gugum, sang sopir menjemput pelaku di rumahnya dengan mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi DD 1182 KE. 

Sebab, Brigadir Jumadi hari itu bertugas untuk melakukan pengawalan pengambilan uang di Kantor Bank Mandiri Cabang Banjarmasin.

Selanjutanya, uang tersebut akan dibawa ke Bank Mandiri cabang Tabalong. Sekitar Pukul 07.30 WITA, Brigadir Jumadi mendatangi Polres Tabalong. 

Ia meminta izin untuk memakai senjata api dan sekaligus memberitahukan dirinya tidak ikut apel pagi karena akan melaksanakan giat pengawalan bank.

Setelah memproleh izin, sekitar Pukul 08.00 WITA, pelaku dan korban bergerak dari Polres Tabalong menuju Banjarmasin

Sekitar pukul 13.00 WITA, pelaku dan korban tiba di Bank Mandiri Cabang Banjarmasin yang berlokasi di Jalan Pangeran Samudera.

Selanjutnya korban bernama Atika dan Gugum masuk ke dalam bank guna mengambil uang US$ 25 ribu dan Rp 10 miliar dengan rincian pecahan Rp 100 ribu sebanyak Rp 6 miliar dan pecahan Rp 50 ribu sebanyak Rp 4 miliar.

Kemudian pada pukul 13.30 WITA, pelaku dan korban berjalan menuju Tabalong. Di tengah perjalanan mereka sepakat untuk mampir makan siang di RM Wong Solo, Desa Sungai Sipai, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar. 

Pelaku J menyarankan untuk makan di Soto Anang Martapura. Namun keputusan akhir mereka makan siang di RM Wong Solo.

Usai makan siang atau sekitar Pukul 14.30 WITA mereka sepakat melanjutkan perjalanan menuju Banjarmasin. 

Namun saat hendak naik ke dalam mobil, tiba-tiba bergabung rekan Brigadir Jumadi bernama Yongki.

Yongki, warga sipil ini meminta ikut menumpang dengan dalih hendak mengambil sesuatu ke Polsek Martapura Kota. Mobil pun kemudian mengarah ke tempat yang diminta.

Atika dan Gugum nampaknya tidak tahu jika saat itulah nyawa mereka terancam. Di sebuah lokasi sepi, tak jauh dari Polsek Martapura Kota, Brigadir Jumadi tiba-tiba mengeluarkan senjata api dan mengarahkannya kepada Gugum.

Melihat itu, Yongki tak tinggal diam. Giliran ia mengancam Atika untuk mengikuti kemauan Jumadi. "Turuti saja perintah Jumadi, kalau tidak saya bolongin kaki kamu,” kata Yongki logat Tabalong yang kental.

Merasa nyawa terancam, Atika dan Gugum pun mengikuti kemauan pelaku. Tak lama pelaku memborgol Gugum dan melakban mata serta mulutnya.

Sedangkan Atika diikat kedua tangan dan kakinya, serta mata dan mulutnya dilakban. Gugum kemudian diperintahkan untuk pindah ke kursi samping. Jumadi lalu mengambil alih mobil.

Menurut pengakuan korban, melalui celah lakban mereka melihat Jumadi membawa kembali mobil ke arah Banjarmasin. Mereka berbalik arah melalui bundaran Liang Anggang.

Selain itu, korban juga beberapa kali mendengar kegiatan para pelaku. Sekitar 15 menit setelah bergerak ke arah Banjarmasin, pelaku turun keluar dari mobil, kemudian melakukan percakapan telepon dengan seseorang.

Brigadir Jumadi beberapa kali menyatakan bahwa tempat masih ramai. Para pelaku juga beberapa kali mengeluarkan uang dari bagasi belakang yang diduga dipindahkan ke kendaraan lain.

Brigadir Jumadi dan Yongki lalu menurunkan Atika dan Gugum di ruas jalan antara Jalan Trikora dan Lingkar Selatan, dan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar.

Mobil dalam keadan kosong kemudian baru ditemukan di daerah Kayu Bawang, Jalan Gubernur Subarjo Lingkar Selatan pukul 19.00 Wita.

Setelah mendapat informasi dari kedua korban, polisi kemudian melakukan penyelidikan. Selain itu Polisi juga menganalisa rekaman RTMC guna dalami penampakan mobil korban dan kemungkinan kendaraan bermotor yang membuntuti korban.

Kemudian polisi melakukan identifikasi dan olah TKP terhadap ranmor Toyota Avanza guna temukan sidik jari para pelaku.

Pelarian kedua pelaku pun berakhir. Polisi pertama kali menciduk Yongki di rumahnya. Setelahnya, polisi menciduk Brgadir Jumadi dan menyita uang Rp 5,4 miliar. Polisi kini masih mengusut uang sisa lainnya yang diduga dilarikan oleh seseorang.

 Spin Berhadiah lapakDewa Fortune
 Agen Poker Online LapakDewa

DAPATKAN ID MASTER DISINI [ DAFTAR ]

LAPAKDEWA Merupakan Situs Game Online Terbaik yang menyediakan berbagai macam permainan yakni permainan Poker OnlineDomino QQ OnlineBandar Ceme OnlineCapsa Susun OnlineLive Poker, dan Bandar Ceme Keliling semuanya dengan menggunakan uang asli dan dalam satu tempat bermain.

LAPAKDEWA Menyediakan beberapa promo menarik salah satunya yaitu Bonus Referral 10% untuk anda yang ingin menambah penghasilan dari mereferansikan setiap anggota baru lapakdewa, selain itu masih banyak bonus menarik lainnya yang bisa menjadi acuan anda untuk memilih LAPAKDEWA sebagai website game online terbaik.

Minimal Deposit & Withdraw Rp.25.000 Dapatkan Bonus New Member Rp.10.000 Dan Bekerjasama Dengan Bank BCA , BNI , BRI , MANDIRI , DANAMON , Dilayani Oleh Customer Service yang berpengalaman dan ramah .

Customer Service
LIVECHATwww.lapakdewa.net
BBMD86FBD64
LINEtaruhanlapak
WEECHATtaruhanlapak
FACEBOOKlapakdewa8

Link Pendaftaran : 

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Cerita Lengkap Brigadir Jumadi Yang Merampok Uang 10Miliar Rating: 5 Reviewed By: Agent Momon