728x90 AdSpace

Lapak Dewa
LiputanBerita. Gambar tema oleh i-bob. Diberdayakan oleh Blogger.
Spin Bonus Berhadiah
Kamis, 08 Maret 2018

Dedi Mulyadi Inginkan Kids Zaman Now Mainkan Permainan Tradisional


LiputanBerita -  Minat generasi masa kini terhadap jenis permainan tradisional semakin menurun. Hal ini dibuktikan dengan semakin merebaknya permainan modern melalui aplikasi telepon pintar.

Padahal, permainan tradisional memiliki nilai manfaat lebih dibandingkan dengan permainan modern. Diantaranya, perajin alat yang biasa digunakan untuk permainan tradisional dapat menikmati kesejahteraan.

Kondisi miris kini dialami oleh Tarma (72), warga Arjawinangun, Kabupaten Cirebon. Desa tempat tinggalnya merupakan pusat kerajinan permainan ‘krotokan’. Krotokan sendiri merupakan bunyi-bunyian yang keluar dari alat permainan tersebut.

Supaya alat tersebut mengeluarkan bunyi, maka seorang yang memainkannya harus meletakannya di atas tanah. Kemudian, dia harus membawanya berlari dengan cara memegang tongkat yang tersemat pada roda yang dihiasi dengan aneka bentuk binatang.

“Sekarang menjualnya susah, sehari paling terjual 3 sampai 4 buah. Satu krotokan harganya Rp15 ribu,” kata Tarma, di Pasar Bongkok, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Kamis (8/3/2018).

Keluhan tersebut dia sampaikan saat bertemu dengan calon Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut 4 Dedi Mulyadi.

Awal mula permainan ini tercipta, menurut Tarma, merupakan salah satu usaha para orang tua agar anak-anak mau belajar berjalan. Suara yang dihasilkan oleh krotokan diyakini memotivasi anak-anak tersebut untuk kembali bangkit saat jatuh.

Permainan Anti Putus Asa

Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan, permainan krotokan mengajarkan kepada anak-anak agar tidak mudah putus asa. Artinya, permainan ini bukan sekedar permainan seperti dalam game online atau telepon pintar.

“Generasi zaman now harus memainkan permainan tradisional. Contohnya krotokan, ini mengajarkan agar generasi kita tidak mudah putus asa. Saat jauh, bangkit lagi, terbentur, terbentur, maka terbentuk,” katanya.

Bahkan, para orang tua dan anak-anaknya dapat memainkan permainan ini bersama-sama. Permainan ini membuat seluruh anggota tubuh bergerak sehingga bermanfaat juga untuk kesehatan.

“Bisa juga sama-sama dengan orang tua, kompakan sambil lari, kan sehat tuh,” ujarnya.

Dedi Mulyadi memandang terdapat potensi ekonomi yang besar jika permainan tradisional dipasarkan secara massif, bukan hanya di pasar lokal. Karena itu, seluruh pirantinya harus mapan agar melahirkan produk yang mampu bersaing.

“Permainan tradisional di Jawa Barat ini kan banyak bukan hanya krotokan. Kalau dikelola dengan baik, saya yakin bisa bersaing. Tetapi kualitasnya harus kita perbaiki, barusan saya coba main ini dengan anak-anak, baru sebentar diajak berlari, krotokannya sudah patah,” katanya.

 Spin Berhadiah lapakDewa Fortune
 Agen Poker Online LapakDewa

DAPATKAN ID MASTER DISINI [ DAFTAR ]

LAPAKDEWA Merupakan Situs Game Online Terbaik yang menyediakan berbagai macam permainan yakni permainan Poker OnlineDomino QQ OnlineBandar Ceme OnlineCapsa Susun OnlineLive Poker, dan Bandar Ceme Keliling semuanya dengan menggunakan uang asli dan dalam satu tempat bermain.

LAPAKDEWA Menyediakan beberapa promo menarik salah satunya yaitu Bonus Referral 10% untuk anda yang ingin menambah penghasilan dari mereferansikan setiap anggota baru lapakdewa, selain itu masih banyak bonus menarik lainnya yang bisa menjadi acuan anda untuk memilih LAPAKDEWA sebagai website game online terbaik.

Minimal Deposit & Withdraw Rp.25.000 Dapatkan Bonus New Member Rp.10.000 Dan Bekerjasama Dengan Bank BCA , BNI , BRI , MANDIRI , DANAMON , Dilayani Oleh Customer Service yang berpengalaman dan ramah .

Customer Service
LIVECHATwww.lapakdewa.net
BBMD86FBD64
LINEtaruhanlapak
WEECHATtaruhanlapak
FACEBOOKlapakdewa8

Link Pendaftaran : 

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Dedi Mulyadi Inginkan Kids Zaman Now Mainkan Permainan Tradisional Rating: 5 Reviewed By: Liputan Berita