728x90 AdSpace

Iklan
LiputanBerita. Gambar tema oleh i-bob. Diberdayakan oleh Blogger.
Info Dewasa
Rabu, 27 Februari 2019

Ngaku Perawan, Itsri Polisi Dinikahi Pengusaha, 2 Tahun Baru Terbongkar


LiputanBerita -  Sepandai pandainya tupai melompat, sekali waktu jatuh juga. Sepandai pandainya manusia menutupi aib, pasti akan terbongkar juga.

Begitulah yang dialami Komang Ayu Puspa Yeni (32). Ia menikah dengan seorang pengusaha di Bali saat dia masih berstatus istri polisi pada tahun 2016 lalu.

Saat itu, Yeni mengaku masih perawan dan berstatus sebagai mahasiswi kedokteran di Surabaya, Jawa Timur. Padahal, dia adalah istri polisi dengan tiga anak.

Kebohongan Yeni baru terbongkar pada pertengahan 2018 lalu. Akhirnya, suaminya, I Gede Arya Sudarsana (35) melaporkan Yeni ke polisi atas dugaan penipuan. Arya mengaku ditipu dan dikuras Rp1,4 miliar.

Kini, Yeni telah mendekam di penjara. Ia merasakan buah dari kebohongannya. Selain cerai dari suaminya yang berstatus polisi, dia juga dipolisikan oleh Arya, suaminya di Bali.

Kemarin, Yeni menjalani sidang dengan agenda mendengarkan keterangan dari saksi di Pengadilan Negeri (PN) Negara, Bali.

Sidang dengan Majelis Hakim pimpinan I Gede Yuliartha dengan dua hakim anggota Mohammad Hasanuddin Hefni dan Alfan Firdauzi Kurniawan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Gedion Ardana Reswari menghadirkan dua orang saksi.

Kedua orang saksi yang dihadirkan JPU, itu yakni Kelian Adat Banjar Jineng Agung Ketut Tantra, dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Gilimanuk Putu Yasa.

Yang menarik, dari persidangan lanjutan itu yakni saat saksi Ketut Tanra selaku klien adat ditanya majelis hakim terkait perkawinan adat antara terdakwa dengan saksi korban I Gede Arya Sudarsana.

Menurut Ketut Tantra, perkawinan terdakwa dengan korban secara adat atas dasar surat dari saudara laki laki terdakwa yang menyatakan bahwa terdakwa belum pernah menikah.

Namun akhirnya, setelah dua tahun berlalu dari hasil penelusuran saksi bersama keluarga korban, bahwa surat tersebut ditandatangani sendiri oleh terdakwa.

“Surat itu ternyata palsu dan dibuat sendiri oleh terdakwa yang Mulia,” ungkapnya, sebagaimana dilansir Radar Bali, Kamis (28/2/2019).

Selanjutkan kata saksi, karena merasa dibohongi, korban akhirnya melaporkan kasus tersebut ke kepolisian yang sebelumnya disampaikan kepada saksi yang juga Bhabinkamtibmas Kelurahan Gilimanuk Putu Yasa.

Ngaku Polwan, Masih Perawan

Komang Ayu Puspa Yeni sebelum sidang di PN Negara Bali. 

Sedangkan saksi Putu Yasa mengatakan, sesuai cerita saksi korban dan kelurga korban, sejak awal menikah terdakwa sudah berbohong.

Kebohongan terdakwa sesuai yang ia dengar dari korban itu, yakni dari mulai mengaku sebagai mahasiswa kedokteran, sebagai PNS dan mengaku masih belum pernah menikah padahal sudah punya tiga orang anak.

“Padahal bukan dokter. Kata orang tuanya (terdakwa) SMA saja tidak lulus, apalagi kuliah kedokteran,” kata Yasa.

Bahkan terkait kebohongan yang dilakukan terdakwa, saksi Tantra juga mengungkapkan jika terdakwa sempat mengaku sebagai seorang polisi wanita (Polwan) di Polres Ngawi.

Demi meyakinkan orang, Yeni menggunakan seragam polisi. Hal tersebut dilakukan untuk mengelabui orang yang menjadi korbannya.

“Waktu kami telusuri, ada yang mengatakan banyak utang. Tapi waktu ditagih dia ngaku polwan,” ujarnya.

Sementara di akhir pemeriksaan, Ketua Majelis Hakim I Gede Yuliartha sempat menanyakan niat awal terdakwa menyasar korban hingga meminta uang senilai Rp 1 miliar lebih dan menikah.

Mendapat pertanyaan hakim, terdakwa mengaku awalnya memang niat ingin menikah dengan korban, tapi sayangnya diawali kebohongan.

Karena sudah terlanjur berbohong dari awal, terpaksa kebohongan ditutup dengan kebohongan yang lain sampai akhirnya korban mau menikahi terdakwa karena mengaku belum pernah menikah dan korban memberikan sejumlah uang untuk biaya kuliah kedokteran.

“Anda sudah membuat serangkaian kebohongan untuk menutupi kebohongan yang lain,” tandas hakim.

Kronologi Kejadian

Komang Ayu Puspa Yeni

Petualangan Yeni di Bali dimulai pada tahun 2015 lalu. Wanita berkulit mulus berwajah cantik dan body sintal ini merantau ke Bumi Makepung, Jembrana seorang diri.

Sementara suaminya yang seorang anggota Polisi dan tiga anaknya ditinggal di Jawa, tempat suaminya tinggal.

Berbekal wajah yang cantik, Yeni dengan cepat bisa bertemu laki laki tampan dan mapan di Jembrana, Bali. Dia bertemu dengan duda kaya, I Gede Arya Sudarsana (35).

Arya merupakan pemilik toko asal Kota Negara. Perkenalan mereka terjadi pada bulan November 2015 lalu di toko milik Arya.

Mengetahui lelaki yang dikenalnya ganteng dan hidup mapan, Yeni mulai tebar pesona. Dengan memanfaatkan kecantikannya, Yeni mengaku sebagai gadis perawan dan sedang kuliah kedokteran di kota Surabaya, Jawa Timur.

Arya kemudian terpedaya dengan aksi tipu tipu Yeni hingga membuat pemuda 35 tahun itu klepek klepek.

Awal tahun 2016, Yeni dan Arya menikah. Pernikahan dua sejoli yang dimabuk asmara ini berlangsung secara agama Hindu (kawin adat).

Pulang ke Rumah Suami di Jawa Timur
Beberapa hari usai pernikahan, Yeni kemudian meminta ijin kepada suaminya (Arya) untuk kembali ke Surabaya untuk melanjutkan studi kedokterannya. Izin itu sebagai kedok agar Yeni bisa kembali ke rumah suaminya di Jawa Timur.

Dari situlah, Yeni mulai beraksi untuk menguras harta suami simpanannya, Arya. Dia selalu meminta kiriman uang dengan alasan biaya kuliah.

Lantaran Arya percaya, dia selalu menuhi permintaan Yeni untuk mentransfer biaya kuliah. Hal tersebut berlangsung hingga Juli 2018. Total uang Arya berhasil dikeruk Yeni senilai Rp 1,4 miliar.

Belang Yeni akhirnya diketahui oleh Arya, yang ternyata telah memiliki suami dan tiga orang anak.

Celakanya lagi, Yeni tidak pernah tercatat sebagai mahasiswa kedokteran. Tak palak Arya berang karena telah dikibuli. Alhasil Arya kemudian melaporkan Yeni ke polisi atas tuduhan melakukan penipuan. Yeni pun hanya bisa pasrah.

“Saya sudah tidak punya siapa siapa, saya dalam proses cerai dengan suami saya di Jawa, saya tidak tahu mau kemana lagi lebih baik di penjara saja. Mau pulang kampung juga tidak mungkin,” ujar Yeni di PN Negara.

Dia mengakui kesalahannya lantaran meminta uang dengan cara yang salah. Namun menurutnya hal tersebut terpaksa dilakukan untuk memenuhi biaya hidup lantaran dia sudah proses cerai dengan suaminya yang anggota polisi.

Dia kini mengaku hanya bisa pasrah dengan nasib. Dalam kasus ini Yeni dijerat dengan pasal 378 Kitab Undang undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penipuan dengan ancaman hukuman pidana penjara selama 4 tahun.

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Ngaku Perawan, Itsri Polisi Dinikahi Pengusaha, 2 Tahun Baru Terbongkar Rating: 5 Reviewed By: Liputan Berita