728x90 AdSpace

Iklan
LiputanBerita. Gambar tema oleh i-bob. Diberdayakan oleh Blogger.
Info Dewasa
Senin, 04 Maret 2019

Andi Arief Narkoba, Gerindra Salahkan Jokowi


LiputanBerita -  Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono mengomentari penangkapan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief oleh Tim NIC Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, terkait penyalahgunaan narkoba.

“Andi Arief cuma jadi korban kegagalan pemerintah Joko Widodo dalam pemberantasan narkoba di Indonesia,” ucap Arief, Senin (4/3).

Dia menyebutkan, peredaran narkoba sendiri bukannya makin menurun, malah semakin banyak di era presiden Jokowi. Hal itu menurutnya mengancam generasi Indonesia.

“Yang pasti Andi Arief itu korban dan mungkin mengomsumsi narkoba, maka Andi Arief harus segera direhabilitasi saja,” tuturnya.

Dia menambahkan, penangkapan aktivis reformasi itu tidak perlu dipolitisasi, karena itu bukan cara untuk menyembuhkan Andi Arief sebagai korban ketergantungan narkoba.


Andi Arief bersama cewek di kamar hotel.

Menurutnya, Andi Arief adalah korban kegagalan Presiden Jokowi memberantas peredaran narkoba.

“Kenapa Joko Widodo wajib kita salahkan dalam menyikapi pengunaan narkoba, (karena) semakin meningkat jumlahnya di Indonesia di era pemerintahan Joko Widodo,” ucanya.

Dia menerangkan bahwa narkoba yang masuk ke Indonesia di era pemerintahan Jokowi, jumlahnya jauh lebih besar ketimbang yang berhasil digagalkan aparat.

“Ini kata-kata seorang mantan pejabat Badan Narkotika Nasional (BNN) Benny Mamoto,” tukas Arief.

Dari survei BNN, lanjutnya, keberhasilan aparat penegak hukum mengungkap penyelundupan narkoba ‘baru sekitar 10 persen. Artinya ada 90 persen yang beredar dan dikomsumsi jutaan masyarakat Indonesia yang jadi korban narkobaa.

“Nah ini bentuk kegagalan Joko Widodo dalam pemberantasan peredaran narkoba di Indonesia,” tegasnya.

Andi Arief di sel tahanan

Kenyataan ini, kata Arief, juga menunjukkan bahwa Indonesia masih merupakan wilayah sasaran penyelundupan jaringan narkoba internasional, karena permintaan konsumsi zat adiktif itu masih tetap tinggi. Bahkan korban seperti Andi Arief menurutnya ada jutaan.

“Di mana-mana pengguna yang (jadi) korban peredaran narkoba disebabkan oleh gagalnya pemerintah. 

Pemberantasan narkoba itu dalam sebuah negara merupakan tanggung jawab seorang presiden dalam melindungi warga negara dari kerusakan kerusakan jiwa dan mental akibat narkoba,” tandasnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Andi Arief Narkoba, Gerindra Salahkan Jokowi Rating: 5 Reviewed By: Liputan Berita