728x90 AdSpace

Agen Poker Indonesia
LiputanBerita. Gambar tema oleh i-bob. Diberdayakan oleh Blogger.
Poker Online Terbaik
Selasa, 09 April 2019

Siswi SMP Dikeroyok 12 Cewek SMA, Kepala Dibenturkan ke Aspal


LiputanBerita -  PONTIANAK, Siswi SMP dikeroyok 12 siswi SMA di Pontianak, Kalimantan Barat. Siswi SMP berinisial AU (14) itu dianiaya. Kepalanya dipukul dan dibenturkan ke aspal.

Akibat kejadian itu, AU mengalami mual dan muntah muntah. Ia terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Ketua KPPAD Kalimantan Barat Eka Nurhayati Ishak mengatakan, 12 cewek SMA yang terlibat dalam pengeroyokan itu berasal dari berbagai sekolah di Pontianak.

Pelaku utama yang mengeroyok korban berjumlah 3 orang. Dua orang provokator, sementara 7 sisanya menyaksikan tapi tidak menolong dan tidak melerai.

Pengeroyokan yang terjadi pada Jumat (29/3) itu bermotif asmara. Korban AU memiliki sepupu berinisial PP. 

Mantan pacar PP kemudian pacaran dengan DE. Namun PP masih sering berhubungan dengan mantannya yang tak lain adalah pacar DE.

Hal itu membuat DE emosi. Masalah ini pun berlanjut ke media sosial. Puncaknya. DE dan temannya mengeroyok AU, sepupu PP.

Pengeroyokan ini sempat ramai dibahas di media sosial Twitter hingga muncul tagar #JusticeForAudrey. Tagar tersebut menduduki posisi nomor 1 di dunia pada Selasa (9/4/2019).

Keluarga Korban Lapor Polisi

Pihak keluarga AU tetap akan menempuh jalur hukum. Mereka berharap para pelaku benar benar ditindak, sehingga mendapat efek jera, dan agar tak ada lagi korban korban selanjutnya.

Wajah AU masih tampak pucat, Selasa (9/4). Meski masih terbaring lemah di salah satu RS di Kota Pontianak, sesekali ia melempar senyum kepada tamu yang datang.

Suasana di ruang rawat inap itu cukup ramai. Pihak keluarga dan kerabat silih berganti datang memberi dukungan. Tertulis di depan pintu, “hanya keluarga yang boleh masuk”.

Korban Geng Cewek SMA Bukan Cuma AU

Menurut Liliek, apa yang menimpa anaknya ini sebenarnya juga pernah dirasakan oleh korban korban yang lain.

Hanya saja sebelumnya tidak ada yang berani berbicara. Termasuk AU sendiri, yang awalnya sempat diancam agar tidak melapor ke siapapun.

“Anak saya juga sempat dalam pengancaman para pelaku itu, jangan dilaporkan kalau dianiaya, baik ke orang tua atau saudara. Anak saya dalam tekanan,” ucapnya, Rabu (10/4).

Namun, akhirnya cerita itu terbongkar lima hari kemudian, Rabu (3/4). Diawali muntah muntah saat pagi hari, AU akhirnya bercerita ke sang ibu penyebab dari sakitnya tersebut. Dari sanalah kemudian diketahui semua kejadian yang menimpa siswi kelas 8 SMP itu.

Atas kejadian ini pihak keluarga tetap akan menempuh jalur hukum. Apalagi AU tidak kenal dan sebelumnya tidak pernah berurusan dengan para pelaku.

“Kami tetap melanjutkan proses hukum, laporan di Polresta sudah kemarin, kami di sana dulu, kalau memang lambat juga kami naikan ke Polda,” ungkapnya.

Pelaku Harus Diberi Efek Jera
Liliek berharap ke depan tidak terjadi lagi korban seperti AU. Meski ia mengaku tidak tega jika para pelaku ini dihukum, tapi yang paling penting ia menekankan harus ada efek jera.

Apalagi dari informasi yang didapatkannya, para pelaku sudah sering melakukan tindak kekerasan. Membuat geng yang sering meneror para pelajar wanita.

“Mereka (pelaku) ini pergaulannya sudah luas, saya sudah dengar mereka begini begitu, jadi banyak sekali simpatisan yang pernah dibantai sama mereka datang ke sini,” ujarnya.

Yang pasti semua proses akan ia serahkan ke penegak hukum. Apapun hasilnya pihak keluarga tetap akan menerimanya.

“Tetap serahkan ke pihak berwajib dan kami tidak mau damai,” ucapnya.

Kondisi Korban AU

Sementara untuk kesehatan sang anak, Liliek mengaku secara fisik mulai pulih. Namun, kejadian itu menyisakan trauma yang cukup mendalam, sehingga korban terus didampingi oleh psikolog untuk proses penyembuhannya.

Seperti diketahui kasus ini cukup menarik perhatian banyak pihak. Kabarnya pun tersebar luas hingga menjadi isu nasional.

Keprihatinan terhadap korban muncul dari berbagai pihak sampai muncul petisi #JusticeForAudrey di laman www.change.org. Hingga malam tadi yang menandatangani petisi online itu hampir mencapai satu juta orang.

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Siswi SMP Dikeroyok 12 Cewek SMA, Kepala Dibenturkan ke Aspal Rating: 5 Reviewed By: Agent Momon